| Displaying 1 - 20 of 36 results |
Add new entry |
Bella
|
I love Salatiga, tp skrg kok jadi berubah ya wajahnya.
ndak ada lagi taman kota, rumah-rumah kuno banyak dipugar.
rumah tempat perjanjian Linggarjati udah gak karuan lagi bentuknya.
I miss Salatiga alot,,,
Tanggapan dari Dinas Tata Kota:
Taman Kota yang luas di Salatiga sudah berkurang karena keterbatasan lahan.
Untuk taman yang ada menggunakan trotoar dengan membuat pot-pot, memanfaatkan tanah di pojok-pojok jalan yang ada sisa lahan, dan pada pulau-pulau jalan yang ada.
Beberapa taman yang ada di kota Salatiga adalah:
Tugu Batas Kota JI. Soekarno Hatta dan Jl. Fatmawati
Taman di lingkungan Pancasila termasuk di Depan Polres, Depan Gedung Sabda Mulia
Jl. Adi Sucipto Depan SDN 02 Kalicacing dan samping kantor Diknas
Depan Gedung IPHI (Jl. Muwardi)
Jl. Diponegoro (sebelah KODIM)
Jl. Seruni
Taman-taman di pulau jalan seperti: Perempatan pasar Rejosari, Tugu PKK (pertigaan Jl. Brigjen Sudiarto dan Jl. Osamaliki), Pertigaan Mrican.
Pot-pot Taman ada di Jl. Diponegoro, Jl. Sukowati, dan Jl. Adi Sucipto.
[Dinas Tata Kota] |
| |
|
Ismail
|
Apakah pemkot Salatiga mempunyai email address
Saya mau kirim foto-2 kegiatan petugas dinatatakota
thanks salam ismail
Jawab:
Saudara Ismail dapat mengirimkannya ke humas@pemkot-salatiga.go.id
Terima kasih atas peran sertanya dalam pengembangan content website Pemerintah Kota Salatiga 
[Bagian Humas Setda Kota Salatiga] |
| |
|
echa
|
apakah salatiga sudah memiliki Balai Latihan Kerja? kalau iya daerah mana? sjika belum ada, sebaiknya kota kita ini memilikinya. banyaknya pabrik dan industri di sekitar kota salatiga bisa jadi tempat penyaluran angkatan kerja dengan skill yang di bekali dari BLK setempat. dan ini salah satu kontribusi pemkot juga untuk mensejahterakan penduduknya. pelatihan2 berbagai bidang keterampilan hendaknya di sosialisasikan dengan semarak, sehingga semua bisa mempeeroleh akses informasi yang jelas dan tepa. kalau untuk kepentingan promosi saja di setiap lampu merah kita bisa lihta banyak spanduk, masakkan untuk kepentingan orang banyak, berat memasang spanduk dan berbagai pemberitahuan. ditunggu follow up nya dari instansi dan pejabat yang berwenang. terima kasih.
Tanggapan dari Dinas Sosial Ketenagakerjaan dan Transmigrasi:
1. Salatiga belum mempunyai BLK (Balai Latihan Kerja). Namun sudah ada Tempat (Kelas) untuk keperluan Latihan Ketrampilan bagi masyarakat Kota Salatiga.
2. Setiap tahun Dinsosnakertrans Kota Salatiga juga mengadakan berbagai jenis Pelatihan yang diperuntukkan bagi masyarakat secara gratis.
www.bursakerja-jateng.com www.infokerja.depnakertrans.go.id
[Dinas Sosial Ketenagakerjaan dan Transmigrasi] |
| |
|
VinoS Hagi
|
Nimbrung di batik Salatiga. Dalam ilmu periklanan dikenal pengiklan yang jujur, kreatif dan tidak. Dalam studi observasi pernah ditemukan Batik Plumpungan memberi informasi kepada konsumen apa adanya, yang proses \"malam\" disampaikan itu batik, proses sablon dikatakan hasil printing. Tanpa sampaikan info itu sebenarnya bisa bermain harga pada batik printing karena batiknya halus. Iklannya cukup bikin orang penasaran \"Batik Batu 750 Masehi\", dalam ilmu periklanan ini benar-benar masuk dihati, dan brani bikin orang penasaran, yang bikin heran brani promosi batik mahal. Kemudian ada penjelasan berasal dari gambar bulatan batu besar dan kecil prasasti plumpungan, dst... khas Salatiga. Studi pada Batik Selotigo, sepertinya ingin menyamai iklan Batik Plumpungan. Iklannya mengatakan berasal dari gambar Prasasti Waturumpuk, ini menyesatkan bagi mereka yang baru belajar sejarah Salatiga, dalam daftar prasasti Indonesia, tidak ada itu prasasti waturumpuk. Juga sebutan khas Salatiga, kalau ingin tampilkan kata-kata khas jangan dimodif dengan motif daerah lain. Ya karena kalau tidak dimotif, nampak kesamaannya dengan salah satu motif Batik Plumpungan. Juga memberi definisi tentang tumpukan waturumpuk, tapi dalam pandangan mata gambar yang ditampilkan gambarnya batik plumpungan.
Pengiklan memang harus pandai mengolah kata, bukan berarti mengesmpingkan kejujuran, memang banyak pengiklan yang tidak jujur, akhirnya menyesatkan produknya sendiri. Tulisan khas Salatiga pada Batik Selotigo juga merugikan Kota Salatiga, karena sebenarnya tidak khas. Dalam investigasi, pemilik Batik Selotigo mengatakan karyawannya 14 orang, tapi waktu ditanyakan pada bakso mas tanto, katanya tidak pernah ada pekerja. Ini bukan bagian dari iklan, tapi pemilik selalu mengatakan punya pekerja 14 orang. Kalau ingin beriklan yang jitu mahasiswa komunikasi siap membantu sambil belajar... |
| |
|
puput juni prayitno
|
terima kasih atas informasi dan penjelasannya..
Jawab: Terima kasih kembali. |
| |
|
puput juni prayitno
|
asalamualaiku wr.wb. saya adalah salah satu siswa pelatihan SAR kota salatiga 2010, yang baru saja selesai diadakan.
Kegiatan yang saya ikuti amat sangat berkesan , walau pagi mengikuti kegiatan pelatihan SAR, setelah pulang langsung berangkat kerja sampai malam, saya tetap mengikuti dengan semangat.Walau nggak terbiasa bangun pagi, ya sekarang harusnya dibiasakan . Dari DINKESBANG LINMAS sendiri sebagai panitia, juga sudah melakukan tugasnya dengan amat sangat baik. Sebagai motifasi, kami dituntut berlomba untuk masuk 15 peserta terbaik.
Kegiatan pelatihan yang meliputi materi penanggulangan bencana, PMI (P3K), misi penyelamatan,Didalamnya kami selalu ditekankan pada kedisiplinan, saya ikuti dengan sungguh-sungguh.
Yang paling berkesan adalah kegiatan simulasi penyelamatan korban hanyut sungai di ABILOWO, disana saya benar-benar merasakan bagaimana rasa tertekan saat mencari korban yang belum diketahui keadaannya. Disana kami terus mencari, berteriak-teriak memanggil korban, yang akhirnya ditemukan dalam keadaan kritis dan pingsan. Dengan sigap para anggota membawa korban ke tempat aman dan diberi pengobatan seperti yang telah dilatihkan. Saya tetap semangat dan sungguh-sungguh, walaupun hanya simulasi.Hal ini saya lakukan demi memperoleh ilmu yang bermanfaat baik untuk diri saya pribadi, maupun untuk kepentingan bersama.
Walaupun tidak termasuk dalam 15 peserta terbaik, saya tidak berkecil hati. Yang terpenting adalah saya telah merasakan bagaimana jiwa \"korsa\" atau jiwa kebersamaan telah tertanam dalam hati saya.
Yang mau saya tanyakan.
1. Untuk peserta yang tidak masuk 15 peserta terbaik,apakah dianggap gugur?
2. Bagaimana sistem penilaiannya?
Buat teman-teman peserta LatSAR 2010, tetap semangat dan tetap tumbuhkan jiwa kebersamaan.
Sekian dan terimakasih.
Tanggapan dari Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat:
Menjawab masukan Sdr. Puput Juni P, melalui website Pemerintah Kota Salatiga tertanggal 12 Juli 2010, dengan ini akan kami jelaskan sebagai berikut:
1. Pertama kami ucapkan terima kasih atas perhatian dan tanggapan dari Saudara Via Website Pemerintah Kota Salatiga;
2. Bahwa menjawab pertanyaan Saudara No.1: Untuk yang tidak masuk peserta 15 terbaik, tidak dianggap gugur, dalam artian bahwa semua peserta pada dasarnya sesuai standar yang di butuhkan. Dalam membentuk “embrio” Tim SAR memang melalui tahapan-tahapan. Paling tidak sampai TA. 2013 baru dapat memilih dan memilah / menyeleksi mana yang sesuai. Seperti yang telah kami informasikan bahwa15 terbaik belum tentu menjadi URC atau Tim Inti. Tim SAR yang kita butuhkan adalah sebanyak 50 Orang untuk 4 Pok / Unit SAR, dengan rincian (URC sebanyak 12 orang, Tim SAR Inti sebanyak 20 orang, dan sisanya adalah sebagai anggota Tim SAR yang sewaktu - waktu dapat dipanggil). Karena menolong / mencari untuk kemanusiaan yang paling utama dibutuhkan adalah jiwa sosial yang tinggi; sempat / meluangkan kesempatan dan ikhlas / tanpa pamrih apapun serta sabar. Sebagai langkah awal / Test Case jika terjadi bencana atau mencari korban dapat kita lihat siapa saja yang \"bisa\" tanpa alasan apapun. Selanjutnya untuk penyegaran kami berusaha akan melibatkan beberapa personil tiap angkatan untuk ikut membantu pada tahap gladi lapang seperti tahun ini. Dan jika ada pelatihan lanjutan maka secara bertahap akan kami kirimkan utusan yang telah mengikuti Latdas SAR Tk. Kota Salatiga. Jadi jangan berkecil hati dan khawatir tentang kemampuan, jiwa sosial dan niat tulus Saudara, pasti tetap dibutuhkan.
3. Bukan sistem penilaian tapi lebih menekankan pada kriteria penilaian, karena sistem yang di pakai sebagai SOP untuk seluruh peserta belum / masih jauh dari kualifikasi yang ditentukan. Kriteria penilian yang mana juga telah kami
informasikan dulu, menekankan pada beberapa aspek; Intelegensia, Terampil, Tertabah, Tergiat/ trengginas, Terkreatif dan Terdisiplin. Adapun sebagai bahan pertimbangan dari Kolat dan Pelatih adalah sbb:
a. Pre Test ( Kemampuan Intelegensia; mengetahui sampai sejauh mana pengetahuan secara umum tentang SAR, P3K/PMI, Penanggulangan Bencana, Peratuaran Perundangan tentang PBA, Pengetahuan Umum, dan Damkar ). Disini kami nilai dan evaluasi berdasarkan ranking sementara, yang mana akan di tentukan lagi dengan Post Test / sebagai bahan perbandingan;
b. Evaluasi dan Kemampuan Dasar ( disini akan dilihat / dinilai dari segi psikologis secara umum, bakat dan kemampuan yang dimiliki,, pemahaman pada materi dan praktek serta pressing pada kondisi yang sangat kritis dalam mengambil keputusan, berpikir dan bertindak );
c. Drill Lapangan ( disini akan terlihat sampai sejauh mana mental peserta, penyerapan teori dan aplikaksi pada praktek, komposisi personal dan tim serta ketahanan phisik );
d. Gladi Lapang ( pada akhir giat ini adalah untuk mengetahui pergerakan personal, regu dan tim yang menekankan pada aspek ketahanan phisik, mental dan intelegensia serta kekompakan Tim / dapat menyatu dan berkolaborasi dengan peserta lain sesuai dengan SOP yang telah diajarkan );
e. Post Test ( sebagai tindak lanjut dari Pre Test. Disini akan dilihat sampai sejauh mana pemahaman dan pengetahuan yang diperoleh selama pemberian teori maupun praktek, apakah ada peningkatan, stabil atau cenderung menurun )
f. Binsik, kedisiplinan dan apel / tata cara pelaporan ( adalah penilaian per personal akan disiplin waktu / kehadiran, kegiatan binsik dan cara pelaporan ).
Demikian jawaban kami semoga dapat memberikan pemahaman dan pencerahan serta dapat diinformasikan kepada rekan - rekan satu angkatan. Agar mereka jangan berkecil hati akan tenaga terampil yang telah di didik dan dilatih dengan menggunakan uang rakyat yang tidak sedikit.
Sekian. Terima kasih.
[Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat] |
| |
|
puput juni prayitno
|
terima kasih banyak atas informasi yang diberikan..
Jawab: terima kasih kembali. Senang bisa membantu. |
| |
|
Nugroho
|
Mau tanya, sebenarnya pengurusan KTP berapa lama sih. Dulu kita ngurus pembuatan KTP di wilayah kecamatan Tingkir cuma 7 hari, tetapi sekarang kenapa sampai 15 hari? Kenapa jadi gitu ya ????
Tanggapan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil:
Menanggapi pertanyaan Saudara Nugroho, dapat kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:
1. Biodata penduduk Kecamatan Tingkir baru dalam proses dibangun (direkam dalam basis data kependudukan di komputer). Bila biodata semua warga Tingkir telah selesai dibangun/direkam, diharapkan proses penerbitan KK dan KTP akan dapat lebih cepat sesuai ketentuan yang berlaku (3 s.d. 5 hari).
2. Banyaknya pohon yang tumbuh semakin tinggi di daerah sekitar Blondo, Kecamatan Tingkir, dan bangunan tinggi Hotel Beringin, berdampak mengganggu kualitas sinyal komunikasi – informasi data sehingga membuat proses transformasi data menjadi lebih lama / lamban. Direncanakan akan diatasi dengan peninggian bangunan tower di Kecamatan Tingkir.
3. Kuantitas dan kualitas tenaga pelayanan adminduk di Kecamatan Tingkir masih terbatas. Akan dilakukan upaya penambahan tenaga, baik kualitas maupun kuantitas (dalam proses).
Demikian atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.
[Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil]
|
| |
|
Cah Rantau
|
Terjadi penyebaran wabah cikungunya di daerah Sidorejo Kidul, termasuk bapak saya salah satu korbannya.
apa tindak lanjut dari pemerintah kota Salatiga dan dinas terkait?
Tanggapan dari Dinas Kesehatan:
Sudah dilakukan penanggulangan KLB Chikungunya di Kelurahan Sidorejo Kidul (daerah Kali Londo) Wilayah Puskesmas Sidorejo Kidul pada tanggal 21 Mei 2010 oleh Tim Dinas Kesehatan dan Puskesmas dengan kegiatan:
- Pengendalian epidemiologi
- Pengobatan penderita (jumlah 17 orang)
- Penyuluhan
(Jumlah penderita yang terlaporkan sebanyak 17 orang)
[Dinas Kesehatan] |
| |
|
puput juni prayitno
|
perkenalkan nama saya puput juni prayitno,mahasiswa STIE AMA SALATIGA. kota salatiga adalah kotaku tercinta, saya salut
semua kebijakan yang benar2 ditegakkan. semoga warga salatiga damai, tentram dan bahagia .
untuk kedepannya smoga ada wadah atau organisasi yang berfungsi sebagai motifator untuk mendorong anak2 muda salatiga untuk menggiatkan dunia usaha.
usaha kecil mungkin yang perlu didorong dan dikembangkan. anak muda adalah harapan untuk masa depan.
inilah harapan saya untuk kota SALATIGA tercinta. atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.
Tanggapan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah:
Terima kasih kami ucapkan atas perhatian Sdr. Puput berkenaan dengan perlunya wadah/organisasi bagi pemuda untuk mendorong anak-anak muda berwirausaha.
Ada cukup banyak wadah/orgaaisasi yang dapat berperan mendorong pemuda berwirausaha. Organisasi yang dimaksud contohnya:
1. Karang Taruna (tingkat RW, kelurahan, kecamatan, sampai nasional). Salah satu peran Karang Taruna memberdayakan potensi pemuda dalam kegiatan ekonomi bisnis (kewirausahaan). Pemberdayaan yang dapat dilakukan antara lain: pembekalan kewirausahaan anggota KT melalui diklat dan studi banding & magang, tersedianya peluang KT dan anggotanya untuk mengakses permodalan berupa pinjaman lunak dana bergulir, dan tersedianya akses pemasaran produk usaha mikro kecil produksi anggota KT melalui promosi/pameran, dsb. Dinas Perindagkop dan UMKM telah memfasilitasi berbagai kegiatan yang berkenaan dengan pemberdayaan pelaku dan calon pelaku UMKM dan koperasi, baik berupa diklat; fasilitasi permodalan, akses pasar/pemasaran, dll. Dinas juga siap memberikan sosialisasi kewirausahaan bagi anggota KT apabila KT membutuhkan guna menggugah generasi muda untuk berwirausaha. Dinas Kessos, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi juga memiliki kegiatan pembekalan dan pelatihan ketrampilan praktis dan fasilitasi sarana usaha bagi pemuda yang terhimpun dalam KT di tingkat Kelurahan.
2. Koperasi Berkah Prospek Mandiri Satu (BPMS). Koperasi itu beranggotakan para pemuda sarjana yang difasilitasi oleh Kementerian Negara Koperasi dan UKM dengan modal ratusan juta rapiah, juga dari APBD Kota Salatiga. Keberadaan BPMS untuk mendorong pemuda sarjana berwirausaha secara mandiri melalui berbagai kegiatan usaha koperasi. Kegiatan usaha yang saat ini dijalankan: simpan pinjam, ternak sapi perah, dan perdagangan (toko). Koperasi tersebut secara intensif dibina oleh Dinas Perindagkop dan UMKM Kota Salatiga, Dinas Koperasi dan UMKM Prov. Jateng, dan Kementerian Koperasi dan UKM. Para pemuda sarjana dapat bergabung di dalam koperasi tersebut untuk mengasah dan mengembangkan jiwa kewirausahaannya. Koperasi itu membutuhkan pemuda-pemudi yang berjiwa wirausaha tangguh dan menyukai tantangan untuk mengembangkannya.
3. Di kampus sebaiknya juga didirikan koperasi mahasiswa (Kopma) untuk mendidik dan mendorong jiwa wirausaha para mahasiswa. Kopma pun diberi kesempatan untuk mengembangkan usaha dan SDM-nya melalui berbagai kegiatan pemerintah. Misalnya Kopma Fattawa (STAIN Salatiga).
4. Organisasi kemasyarakatan dan pemuda lainnya, yang di dalamnya terdapat bidang ekonomi, yang bertugas mendorong dan mengembangkan semangat kewirausahaan para anggotanya, misalya KNPI, dsb. Ini dalam rangka menciptakan lapangan kerja dan usaha, sehingga dapat mengurangi angka pengangguran.
5. Informasi dan penjelasan lebih lanjutyang dibutuhkan, silakan hubungi atau datang langsung ke Dinas Perindagkop dan UMKM, di Jl. Pemotongan No.73 Salatiga, Telepon 324198.
[Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah]
|
| |
|
Joko Pras
|
Terima kasih atas jawabannya mengenai batik salatiga. Kebetulan saya penggemar batik. Kalau batik salatiga yang khas itu dari batu dicampur batik milik kota lain (bukan motif tradisional/motif lama) dianggap sah sah saja mungkin anggapan kita yang berbeda.
Tentang pajangan batik pekalongan di dekranasda salatiga, saya masih menyimpan gambarnya di hape. Tapi tak akan saya luna-arilkan kok, cukup disampan sendiri.
Selamat ya... salatiga sekarang punya kebanggaan batik, pertahankan terus motifnya (andaikata saya orang salatiga sih pilih yang tidak dicampur daerah lain, bangga dengan kreasi daerah sendiri, gitu lah, ya dikit malu-maluin gitu lah... apalagi sama-sama kontemporernya, artinya batik yang lahir setelah merdeka). Pandangan orang memang beda-beda ada yang bangga dengan karya asli daerah sendiri, tapi banyak juga yang bangga dengan hasil campuran.
Gimana kalo menurut komentar batik selotigo dan batik plumpungan
Tanggapan:
Terima kasih atas perhatian Bapak Joko tentang perkembangan batik. Untuk berdiskusi mengenai batik yang ada di Kota Salatiga, kami sarankan untuk langsung menyampaikannya kepada pengelola Batik Selotigo dan Batik Plumpungan. |
| |
|
Joko Pras
|
Mengamati Batik Salatiga, saya termasuk orang yang meragukan keasliannya, terutama batik selotigo, mengapa?. Pertama motifnya sama dengan salah satu Batik Plumpungan yang gambarnya kayak dua hati itu. Sebelum muncul bati selotigo sudah ada motif itu, bedanya batik selotigo kerumunan batunya bundar, batik plumpungan kerumunan batunya seperti gambar hati. Sejarah Batik Plumpungan kalau tidak salah sejak tahun 2004, sampai sekarang kaya motif, ini menunjukkan kreasinya banyak. Walaupun satu dicontek, tumbuh seribu. Coba diamati kerumunan gambar batu itu, hanya beda diselingi batu. Kok bisa begitu ya. Apakah ini termasuk kreator?. Kedua, motif yang kerumunan batu bulat tadi berselang seling dengan motif dari pekalongan seperti motif bunga dan modifikasi motif pereng (dari Jogja?). Ketiga, saya temukan pula di Dekranasda sama persis/plek motif pekalongan oleh SPG-nya dikatakan motif selotigo. Saya terpaksa ngeyel karena saya bisa membuktikan. SPG nya itu tidak tahu atau pura-pura tidak tahu. Karena saya penasaran, saya buka-buka pajangan baju, ternyata benar ada label batik dari Pekalongan. Kok bisa ya... Dekranasda Salatiga memajang Batik Pekalongan.
Tanggapan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah:
Terima kasih kami ucapkan kepada Sdr. Joko Prasmono atas atensinya dengan produk Batik Salatiga.
Pertama, rupanya Anda adalah pemerhati Batik Salatiga yang baik, sehingga tahu persis detail motif Batik Plumpungan dan Baik Selogito.
Dalam hal ini Pemerintah Kota Salatiga telah lama menyarankan kepada kedua produsen untuk memproses Hak Kekayaan Intelektual mereka ke Ditjen HKI.
Kedua, mengenai motif yang terpengaruh dari Pekalongan maupun motif parang (serta motif klasik lainnya) adalah sah-sah saja untuk dipadukan kreasi baru, terserah kreativitas produsen.
Pemkot Salatiga mengharapkan semakin banyak produsen / investor yang akan tumbuh di Kota Salatiga ini, sehingga tercapai perkembangan Batik Salatiga dari jumlah unit usaha yang ada maupun perkembangan motif yang ada, sehingga masing-masing mempunyai daya saing yang kompetitif yang akan membawa dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
Ketiga, setelah dikonfirmasi kepada produsen Batik Selotigo, merasa yakin tidak pernah memajang baju batik dengan label batik Pekalongan di Dekranasda Salatiga.
Seperti diketahui bahwa Batik Plumpungan dan Selotigo dalam berproduksi menggunakan teknik Batik Pekalongan terutama dalam pewarnaan dengan aneka warna melalui pencelupan dan colet zat warna buatan (indigosol, reaktif, dll.), berbeda dengan Batik Solo atau Yogya yang pewarnaan dengan ciri khas warna sogan zat warna alami maupun zat warna buatan, sehingga ada kemungkinan terpengaruh Batik Pekalongan.
Namun demikian telah dipesankan kepada penjaga showroom untuk selanjutnya mengecek label pada semua produk yang dipamerkan.
[Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah] |
| |
|
Hanadya
|
Beberapa waktu yang lalu pemkot salatiga pernah menyatakan bahwa pelelangan di kota salatiga akan menggunakan lelang secara elektronik melalui LPSE UNDIP dan akan direalisasikan pada pertengahan bulan April 2010.
tetapi kenyataannya tidak ada, mohon tanggapannya yang jelas jangan hanya di tampung saja, terima kasih.
Tanggapan dari Bagian Administrasi Pembangunan:
Memang benar bahwa Pemerintah Kota Salatiga akan menerapkan lelang secara elektronik pada tahun 2010. Persiapan awal kami adalah menjalin kerjasama dengan LPSE Universitas Diponegoro untuk pelatihan personil LPSE Salatiga, pelatihan terhadap Penyedia Barang/Jasa, serta penyiapan software dan hardware.
Dengan telah ditetapkannya Perwali Nomor 21 Tahun 2010 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik, secara bertahap pengadaan barang/jasa akan dilaksanakan melalui LPSE Salatiga. Website LPSE Salatiga dapat Anda kunjungi melalui situs resmi Pemkot Salatiga. Peresmian website LPSE Salatiga direncanakan akhir bulan Juni 2010.
[Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Salatiga] |
| |
|
andrahans
|
mohon diperbaiki jalan jendsud,,mosox jalan utama kok ngunu,,lha tmu ttt
tamu negoro nex tko py kie???
Tanggapan dari Bagian Humas:
Rencana tersebut akan segera direalisasikan bersamaan dengan momentum penataan Jalan Jend. Sudirman yang sudah diberlakukan secara satu arah.
[Bagian Humas Setda Pemkot Salatiga] |
| |
|
FarADay
|
Sekarang semua pegawai kelurahan setiap pagi dan siang harus absen di kecamatan. apakah kebijakan itu sudah dipikir dampaknya? membuang waktu, tenaga dan biaya. apakah dengan absen di kecamatan pegawai menjadi lebih disiplin?
nuwun sewu......opo ora mesakke? mbok yo nak iso absenne di pindah maneh neng kantor kelurahan. nak perlu setiap kelurahan ditukokke fingerprint, gen luwih manteb. lha wong tuku mobil sepuluh wae iso, mosok tuku fingerprint ora iso?
lan jelas pegawai kelurahan mesti tambah disiplin.
matur nuwun........
Tanggapan dari Badan Kepegawaian Daerah:
Menanggapi saran Saudara, Sekretaris Daerah telah membuat edaran Nomor: 800/667 tanggal 17 Mei 2010 yang ditujukan kepada para Camat, agar tanda kehadiran bagi aparat Kelurahan untuk sementara masih dilakukan secara manual (tanda tangan) sambil menunggu pengadaan mesin untuk masing-masing Kelurahan.
Demikian atas perhatiannya, diucapkan terima kasih.
[Badan Kepegawaian Daerah] |
| |
|
marika
|
Pada tgl 19 Mei 2010 saya mengantar Adik untuk melegalisir akte di kantor catatan sipil Salatiga.Ada slogan bertuliskan SAPA,SOPAN,SANTUN,SELESAI dan STOP KORUPSI MULAI DARI DIRI SENDIRI..
Setelah selesai kami dminta membayar uang sebesar Rp. 5.000,- memng tidak seberapa,tapi bgaimana dengan orang lain yang mungkin tidak mampu? Walaupun kecil,tapi mungkin uang sejumlah itu sangat berarti bagi mereka.
Setahu saya tinta dan cap itu sudah tersedia,dan tanda tanganpum juga demikian.Sedangkan di kelurahan dan kecamatan Sidorejo Lor tidak a
tidak ada pungutan semacam itu.Kalaupun ada kotak sumbangan itu bentuknya suka rela.Beda lo sama dipungut,Pak..
Seharusnya kalaupun ada biaya dtulis saja sekalian di jendela.
Seperti pengumuman,jadi masyarakat itu tahu..terima kasih dan mohon kebijaksanaannya untuk transparansi pelayanan masyarakat.
Tanggapan dari Bagian Humas:
Terima kasih atas masukannya. Sebagai tindak lanjutnya, persoalan ini sudah kami teruskan kepada yang terkait.
[Bagian Humas Setda Pemkot Salatiga] |
| |
|
cah_jangkungan
|
jalan kalinongko kebanjiran di sebabkan trotoar di sebelah gereja sidomukti jebol.
Mohon perhatiannya.....
sebelum dan sesudah nya saya ucapkan terima kasih.
Wasalam....
Tanggapan dari Dinas Pekerjaan Umum:
Sudah dianggarkan pada Anggaran Penetapan Tahun 2010. Sekarang sedang tahap perencanaan dan siap dilelangkan sekitar bulan Juni 2010.
[Dinas Pekerjaan Umum] |
| |
|
HM Syafii
|
Pak KH Cholil Kadinas Perhubungan. Itu lo pak banyak lampu trafick Light yang sudah lama terpasang kok tidak berfungsi ( Kauman ) Kemudian masih di bangjo kauman dari arah Jetis lampu merahnya itu sudah 1 tahun mati pak sehingga membingungkan pengguna jalan dari arah selatan.
Untuk Kepala DPU Salatiga
Kami warga Pulutan gembira atas dimulainya JLS karena harapan kedepan akan membawa kesejahteraan warga masyarakat pak. Tidak ada warga Pulutan yang mengeluhkan JLS. Soal jalan agak licin itu kami sangat menyadari karena dalam proses pelaksanaan yang penting kalau ada tanah tercecer dijalan mohon dibersihkan .Terus lanjutkan
Untuk Bapermas Salatiga pelaksanaan PNPM MP BKM Dipomenggolo terima kasih atas sertifikasi dari KMW ( Mas Jauhari Cs ) kemarin. Pak lurah juga sudah kami ajak monitoring ke 50 lokasi sasaran Program Lingkungan 2009. Bersama Insya Allah bersama .
Pulutan, 7 Mei 2010
H SYAFII
Tanggapan dari Dishubkombudpar:
Yth. Bpk. HM. Syafii di Pulutan,
Pada simpang stagger Kauman saat ini terdapat 2 (dua) instalasi APILL (traffic light). APILL yang lama adalah pemasangan yang kondisinya sudah cukup usang, baik konstruksi tiang, jaringan kabel, maupun modul kontrolnya, sehingga beberapa tiang mengalami gangguan penyalaan lampunya.
Pada tahun 2008 melalui Satker Pengembangan LLAJ Jawa Tengah, Kota Salatiga mendapatkan bantuan APBN Dephub sebanyak 1 unit APILL yang telah dipasang dengan mengakomodasikan manajemen lalu lintas stagger Kauman-Kemiri agar pergerakan dari dan ke Jl. Kemiri Raya dapat terlindungi, mengingat kawasan tersebut merupakan kawasan campuran yang cukup padat.
Pada awal tahun 2009 telah dilakukan ujicoba operasional bersama dengan Satlantas Polres Salatiga, namun belum tercapat kesepakatan mengenai penerapan konsep manajemen lalu lintas pada kawasan tersebut. Untuk memberikan kemudahan dan keamanan bagi pengguna jalan, Dishubkombudpar Kota Salatiga telah melengkapi fasilitas pendukungnya dengan memberikan marka stop line dan lampu filter belok kanan ke arah Jl. Kemiri Raya.
Pada tahun 2010 ini akan dilakukan operasionalisasi kembali, dengan terlebih dahulu berkoordinasi dengan Satker Pengembangan LLAJ Provinsi Jawa Tengah selaku pemasang dan Satlantas Polres Salatiga, sehingga bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya.
[Dinas Perhubungan, Komunikasi, Kebudayaan dan Pariwisata]
Tanggapan dari Dinas Pekerjaan Umum:
Kegiatan pembangunan JLS adalah kegiatan yang dilaksanakan SNVT dan dibiayai dana APBN. Pada saat awal DPU Kota Salatiga telah memfasilitasi permasalah yang kemungkinan timbul, salah satu diantaranya adalah pembersihan jalan akses proyek dan dari pihak SNVT menyetujui karena memang masuk dalam anggaran kegiatan. Tetapi tidak ada salahnya kalau kami selalu mengingatkan pimpinan bagian proyek tersebut, segera.
[Dinas Pekerjaan Umum] |
| |
|
Suratijo Wijayanto
|
Yth. Bp. Walikota
Mohon diperhatikan jl. kalinongko samping GKJ Sidomukti, saluran air jebol sehingga bila hujan deras, sepanjang jalan kalinongko banjir, dan trotoar jebol. air masuk ke kampung Jangkungan RT 01 RW 04.
Mohon perhatiannya segera, sebelum semakin parah.
terima kasih.
Tanggapan dari Dinas Pekerjaan Umum:
Sudah dianggarkan pada Anggaran Penetapan Tahun 2010. Sekarang sedang tahap perencanaan dan siap dilelangkan sekitar bulan Juni 2010.
[Dinas Pekerjaan Umum] |
| |
|
dinda
|
yang terhormat semua pegawai dinas kota sala tiga
pesan ini di tujukan ke dinas pendidikan.. dari keluh kesah guru&murid2 di SMK 03 SALATUGA,padahal sekolah itu baru berdiri 3 tahun yang lalu,tapi kenapa sekarng sudah kayak gitu.dari pemarintah kota bukan nya ada dana perbaikan/perawatan gedung.tapi serasa tidak kerawat sekolahan itu.tapi yang jadi tanda tanya setiap bulan para murid bayar SPP,dan setiap semester juga bayar uang praktek.tapi kenapa kalo praktek dana nya kog tidak cair.fasilitas belajar mengajar juga kurang memadahi.tapi heran nya lagi di situ malah ada ruangan VIP,itu pun juga buat penguasa situ.kami mau tanya kemana uang sekolah,tapi kami takut.kalo sampe bertanya seperti itu pasti akan di benci sama penguasa situ.karna udah ada guru yang mencoba begitu,sekarang dia nerima imbalan dari penguasa situ.yang ingin kami tanyakan,,,KEMANA KAH UANG SPP&UANG PRAKTEK DARI MURID2,,,bahkan dana2 laen nya.....
sekian dari kami...sebelum ya banyak terima kasih atas tindak lanjut nya..
Tanggapan dari SMK Negeri 3 Salatiga:
1. Bahwa pengelolaan keuangan sekolah selama ini kami buatkan RAPBS (Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah)
2. Pelaksanaan PBM praktik berjalan sesuai dengan program sekolah dan pencairan pembelian bahan sesuai dengan pagu anggaran.
3. Masalah fasilitas belajar mengajar yang kurang memadai disebabkan situasi Unit Sekolah Baru masih mengalami kendala kurang Fasilitas Ruangan Kelas/Teori. Ratio jumlah siswa ada 15 kelas, ruangan yang ada 9 kelas. Ini kami atasi dengan menggunakan ruang praktik.
4. Di SMK Negeri 3 Salatiga tidak ada fasilitas ruangan VIP, yang ada adalah ruang-ruang standar sesuai aturan standar pelayanan minimal.
5. Selama ini sekolah selalu mengadakan perawatan fasilitas-fasilitas secara rutin sesuai dengan RAPBS.
6. Hubungan kerja di sekolah penuh dengan keterbukaan. Semua warga sekolah dapat menanyakan semua hal serta dapat memberikan saran pendapat untuk perbaikan sekolah kedepan. Setiap hari dilaksanakan apel pagi untuk menyampaikan informasi terbaru dan menerima masukan perbaikan dari semua dewan guru. Selain itu juga dilaksanakan rapat secara berkala bersama dewan guru.
7. Kami bersedia menerima kunjungan/pembinaan dari pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Salatiga, untuk melakukan dengar pendapat bersama dewan guru, pengurus Komite dan OSIS, serta perwakilan siswa.
Demikian tanggapan yang dapat kami sampaikan, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.
[SMK Negeri 3 Salatiga] |
| |
|