PANGGIL AKU JE
ARGOMULYO – Gadis berjilbab ini berpenampilan kalem dan kelihatan pendiam, tapi ternyata setelah kenal dan diajak berbicara hilanglah kesan pendiam itu. Ya, dialah Jaryati, gadis kelahiran Salatiga, 30 April 1983 dengan nama panggilan Je itu sudah banyak prestasi yang diraih. Anak dari pasangan Bapak Muhammad dan Ibu Rokhimah ini sudah lama berkiprah di olah raga karate dan wushu.
Je yang ketika berumur 18 tahun mengikuti Kejurda Piala Pangdam IV/Diponegoro ke 2,pertandingan di Semarang pada tanggal 7 – 8 Juli 2001 untuk kelas tanding Kumite 18 tahun junior itu mendapatkan juara III. Pertandingan demi pertandingan terus diikuti penggemar masakan capcay kuah dan hobi nonton film ini, seperti Pertandingan Piala Bupati Bantul di Jogyakarta pada tahun 2003 alumni MAN I Salatiga ini memperoleh Juara I.
Atlet karate dan atlet wushu ini semakin berprestasi terbukti dengan juara I yang bisa diraihnya di Porprov Jateng yang diselenggarakan di Surakarta. Gadis dengan tinggi badan 158 cm dan berat 54 kg itu terus berlatih dan berlatih, tidak buat dirinya sendiri tapi juga bersama yunior yuniornya.
Ditengah kesibukannya berlatih, Je yang punya motto Saat sukses kita berSYUKUR,saat gagal kita berSYUKUR,sesungguhnya kekayaan dan kebahagian sejati ada dalam rasa SYUKUR ini masih menyempatkan kuliah di STIE AMA Salatiga. Semoga terus berprestasi mbak Je. (Sdk-Humas)
























































